Posted in FF

[FF] Ketahuan Deh

Aku hanya mampu mendengar suaranya dari balik hijab yan memisahkan kumpulan perempuan dan laki-laki. Ahhh,, kenapa harus begitu? Padahal, aku lebih suka jika dapat melihat si penceramah secara langsung. Bukan dengan cara begini.

“wow, master enginering Queendsland university”
“oh ya?”
“subhanallah”
“ga cuma itu, dia jamil juga”

Aku mencoba berdamai dengan kata hatiku saat itu. Ditengah kebosananku dengan ceramah yang terhalang ini, aku juga sibuk menutup kuping dari pembicaraan perempuan-perempuan di sekitarku yang mengagumi sosok yang berbicara ini.

Dan akhirnya, aku keluar dari mushola ini sebelum ceramahnya benar-benar kelar kudengarkan. Lebih kupilih perpustakaan untuk menenggelamkan kebosananku.

Tiba-tiba…
buk,,buk,,,buk,,,
tumpukan buku menimpa leptopku. Kerangka tesis yang kubikin sehari-semalam menjadi 0 (nol). Wordku bersih dari tulisan.

“afwan ukhty.. afwan…”
aku menatapnya sekilas..
“kalau semua masalah diselesaikan dengan kata maaf, ga bakal ada penjara. Neraka juga bakal tutup”
“afwan, saya tidak sengaja”
“tidak sengaja saja mampu membuat tugasku berantakan, bagaimana kalau sengaja?”
Aku menghardiknya tanpa ampun.
Tuhan, mengapa aku sekejam ini? Apa aku sedang PMS? entahlah..

taktutaktutuk,,, taktutaktutuk,,,
jemarinya bermain dengan buku-bukuku pada keypard leptopku. Lincah ia membaca dan menyelesaikan tulisanku tadi. Dalam sekejab, aku takjub. Tugas yang kubuat semalam, diselesaikan hanya dalam waktu 15 menit.
Aku nyengir, tapi..

“makasih mas, maaf merepotkan”
ia tersenyum
“itu sudah tugas saya. Saya yang salahkan?”
“sekali lagi maafkan saya” kataku tulus
“sudahlah, jangan sungkan. Tugas kerangka thesismu itu sama dengan kerangka skripsi saya dulu kok. Makanya saya jadi lebih mudah mengerjakannya”
Apaaaa?? kerangka sripsinya? yang sesusah ini? wooow.. Aku membalas senyumnya.
ia mengulurkan tangan
“idris”
“ayumi”
“mahasiswa akhir ya?”
Aku mengangguk kaku. Mendustai anggukanku.
“mas kuliah disini juga?”
Ia mengangguk. Sama denganku, mendustai anggukannya.

*******
“Menurut Ikatan Dokter Amerika (1948) Kesehatan Masyarakat adalah ilmu dan seni memelihara, melindungi dan meningkatkan kesehatan masyarakat melalui usaha-usaha pengorganisasian masyarakat. Dari batasan ini dapat disimpulkan bahwa kesehatan masyarakat itu meluas dari hanya berurusan sanitasi, teknik sanitasi, ilmu kedokteran kuratif, ilmu kedokteran pencegahan sampai dengan ilmu sosial, dan itulah cakupan ilmu kesehatan masyarakat”


Aku melongo dahsyat melihat dosen yang dengan fasih memberi kuliah hari ini. Pandanganku bertemu dengannya.
Hah? Pak Idris?
Seharusnya pak Gunawan yang memberi kuliah ini. Bukan dia.. Buru-buru aku menciut dari kursi. Bisa-bisa kartuku terbongkar,,

“Ayumi” tegur Pak Idris..
Aku hanya mengulum senyum..
“Saya senang bisa share dengan mahasiswi seperti anda”
“terima kasih,pak” balasku seadanya.
Ia mengambil absen..
“Ayumi.. Kamu, mahasiswa epidemiologikan?”
Aku memejamkan mata sejenak lalu menjawab dengan tenggorokan tercekat.
“iya pak” 2 tahun yang lalu
ia kembali tersenyum. Lalu berjalan menuju kursiku dan setengah berbisik berbicara kepadaku
“bu dosen, bisa jelaskan kepada saya konsep epidemiologi penanggulangan penyakit menular?”
damn!!!!

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

*bersambung*

Penulis:

Nyonya Fid Aksara | Emaknya Yusuf | Gawe FKM UHO | RockenRoll Mommy | Find me at : waode.raya@gmail.com

22 thoughts on “[FF] Ketahuan Deh

Tak Kenal Maka Tak Sayang

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s