Posted in novel, Review

Facebook On Love 2

Judul Buku : Facebook On Love 2
Penulis : Ifa Avianty
Penerbit : Lingkar Pena
Jumlah Halaman : 275 Halaman
Harga : Rp. 40.000
ISBN : 9786028436908

Udah berkali-kali buku ini (semenjak akhir 2009 until rite now) jadi santapan lezat menemani bete di tempat kerja. Ceritanya yang ringan dan Case2 yang dibuat lancar dan menarik sekali, two thumbs up dagh buat mbak Ifa Avianty🙂. Eniwei, gw langsung review ke facebook on love 2 ajah ya, karena menurut kacamata gw, buku yang kedua ini sekaligus menjawab teka-teki kisah facebook on love pertama.

=================================================================================

Kisah ini berawal dari pertengkaran Dayana dan Fadli lewat facebook. Antara bos dan anak buahnya, lalu entah mengapa berkembang menjadi sebuah kuasa illahi yang mempertemukan dan menyatukan mereka dalam ikatan pernikahan. Namun ternyata tuhan masih menyediakan kado lain untuk Dayana dengan mendatangkan mantan pacar dayana semasa SMA, bernama Chandra. Sosok yang wise-lah yaaaaaa dan menjadi sosok penutup dalam kisah cinta Dayana. Nah, Chandra ini juga bukan orang lain bagi Fadhil, karena doski adalah adik spupunya yang mengenalkan Dayana pada Fadil lewat foto-foto kenangan zaman cinta monyetnya dulu. Penasaran-kan? Buruan deh cari novelnya.

Kayak ada kekuatan ajah setelah baca novel tersebut. Well, dari judul kesannya kayak abg banget, facebook gitu loh. Tapi isinya itu, gilaaa… keren pisan deughhh.. nuansa religinya kuat banget. Gimana kekuatan cinta dan sandaran hati padaNYA-lah akhir dari hidup kita. Tuhan adalah raja bagi setiap hambaNYA. Dia bisa saja menjetikkan jariNYA untuk menghasilkan sebuah keajaiban besar bagi hambaNYA yang membutuhkan. Olehnya itu,kita ga boleh putus memintanya. Dan jangan pernah jaim pada sang pengatur kehidupan . Dan tuhan akan selalu menjawab doa kita dengan caraNYA yang teramat indah See, romantis bukan?

*******

Allah ga pernah tidur. Dia ada dan senantiasa memantau bahkan setiap detak jantung dan lintasan hati. Maka ketika kita berharap akan sebuah pertolongan, suarakan permohonan itu berulang-ulang tanpa bosan. Permohonan itu akan menjadi seperti sebuah mantra yang mengalir seiring aliran darah dan napas kita. Mantra atau “kata-kata ajaib” itu akan tersebar keseluruh alam, dimana alam akan ikut mendoakan kita. Mengamini setiap doa kita.

Kalimat ajaib itu muncul ketika si tokoh utama harus kehilangan bayi-nya tepat ketika habis ngelahirin setelah 2 kali mengalami keguguran. Disitulah digambarkan bagaimana kita menyikapi takdir dan kejutan-kejutan dari sang penguasa hidup. Belum lagi setelah 6 bulan ditinggal sang buah hati, mendadak suaminya tercinta terkena penyakit parah dan harus nyusul sang buah hati. Beugh, wanita mana yang gak hancur hatinya? Tapi penulisnya keren loh, menggambarkan tragedi demi tragedi. Jadi, kita seolah apa yaaaa… istilahnya, kita kayak lagi nyaksiin kisah hidup yang penuh cobaan.*bighug buat Dayana*

Ga cuman itu, novel ini ngasih pelajaran untuk senantiasa memuliakan ibu. Melihat perjuangan Dayana (tokoh utama dalam novel ini) keukeuh banget menjaga kehamilan dengan kondisi rahimnya yang lemah. Segala macam nutrisi disuplay ke anak yg lagi dikandungnya. Eh, pas lahir, si anak cuman bertahan 2 hari dalam incubator dan akhirnya harus pergi untuk selamanya.

*****

Sesaat gw langsung nangis ingat nyokap yg (pastinya) pernah pertaruhin nyawa demi keberadaan gw d muka bumi ini. Sama kek Dayana.  Selain memuliakan ibu, juga memuliakan suami. Ternyata, surganya seorang istri itu ada pada ridho suaminya ya? Jadi, gimana pintar-pintarnya istri biar bisa jadi the only person to his misua,. Pokoke complicated deh.

Buat yang jomblo juga ga perlu merana karena blom dapat jodoh, seperti yg gw  bilang tadi, kita ga tau surprised apa yang bakal tuhan kasih ke kita *kedipkedipmata* .

ZzzzzmangatzzzzZ

Penulis:

Nyonya Fid Aksara | Emaknya Yusuf | Gawe FKM UHO | RockenRoll Mommy | Find me at : waode.raya@gmail.com

62 thoughts on “Facebook On Love 2

  1. Yang pertama saya dapat gratis krn ikut salah satu acaranya FLP, tapi belum selesai bacanya, maklum gemarnya novel2 berbau konspirasi😀

    dulu pernah ketemu juga sama penulisnya di masjid Sunda Kelapa, Menteng

  2. Raya said:
    Udah berkali-kali buku ini (semenjak akhir 2009 until rite now) jadi santapan lezat menemani bete di tempat kerja.

    Ya ampunnn… 3 tahun tuh buku dikekepin, apa gak lecek tuh buku???

Tak Kenal Maka Tak Sayang

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s