Posted in Diari, Musik

Muara Kasih Bunda

Akhir-akhir ini gw lebih banyak masuk ke dunia hayal ketimbang dunia nyata. Sakit jiwa? hopely kagak ya Alloh. Gw hanya lebih merenung, menimbang, memperhatikan dan banyak menflashback dosa atau kelakuan keji yang gw perbuat selama ini. Nyusahin orang, bikin orang kesel, marah dan tentunya masih banyak lagi. Satu hal yang gw yakini, bahwa gw ngelakuinnya dalam keadaan tidak sadar. Pastinya! Kontrol bibir kadang melemah. Apalagi kalau sudah mulai ngerocos. Oke fine, disatu sisi mungkin ada pihak yang biasa-biasa sahaja, tapi dipihak lain, mungkin ada yang merasa terdzolimi dengan ucapan gw. Gusti..

Diantara banyak wajah yang terbayang, ada satu yang mbikin hati gw bertekuk lutut. NYOKAP!

Mmmm, bagi gw, nyokap itu :

– Sahabat

– Pacar paling setia

– Satpam paling kece

– Dokter paling galak

– Mentri Kesehatan Keluarga

– Mentri Keuangan Keluarga

– Guru kehidupan

– Koki handal

– Musuh bebuyutan juga

Semua yang menyangkut elemen kehidupan gw bisa dihundle oleh beliau. Disaat gw terpuruk karena ujian anjlok, ada beliau yang menampung aspirasi gw, yaaaaaaa, walopun kudu dikasih siraman rohani 24 jam dulu. Disaat gw galau, ada beliau tempat bersandar. Dan musibah yang sedang gw jalani sekarang, ada beliau yang membesarkan hati. Semenjak kehadiran gw di muka bumi ini, hanya nyokap yang berdiri tegak disisi gw. Membesarkan gw, merawat gw, bahkan disaat gw tawuran yang lain memojokkan gw-memarahi gw, hanya nyokap yang mendukung gw! Hanya nyokap yang tau selera dan rasa gw.

Sedang gw? Apa balasan gw buat beliau? Kemana disaat nyokap galau? Kemana disaat nyokap butuh bantuan? kemana? kemana? kemanaaaa? *tarikrambutsendiri*. Haaaaaah, gw terlalu sibuk dengan urusan sendiri, tanpa menolah kepada sosok paling berjasa yang ada di dekat gw. Pernah sekelumit nasihat bokap yang gw dengar “KALAU MAMAMU SUDAH TIDAK ADA, BARU NYESAL KAMU,RAYA!”. Tapi saking begonya gw, nasihat bokap gw balik “KALAU MISAL RAYA YANG DULUAN PERGI, BAPA SAMA MAMA GA NYESAL?” *plaaaaaaaks*

Gw kemana saja selama ini? Gw hanya jadiin nyokap musuh yang sok ngatur, sok tau dan sebagainya. Sebegitu durhakanya gw sampai ketika terkena musibah ini, hanya satu kata yang menggetarkan hati NYOKAP!. Mungkin inilah cara tuhan menegur gw agar setegar dan sekuat nyokap. *nunduklemes*. Karena pastinya, calon buah hati gw kelak 11-12 ama tabiat gw! Maaaaaamaaaaaaaa *nangiskejer*

Ma, mama tau-kan, ray ga bisa ngungkapin perasaan…

Seberapa besar rasa cinta raya ke mama akan sulit terungkapkan…

Ketahuilah ma, dalam hati kecil ray, ada mama yang selalu jadi nomor Satu…

Dibalik tampang jutek ray kalau lagi ngamuk sama mama, ketahuilah ma, bahwa mama yang terbaik…

Biarlah alam semesta yang mengungkapkan ke mama, how much i love you,ma…

Bunda
Engkaulah muara kasih dan sayang
Apapun pasti kau lakukan
Demi anakmu yang tersayang

Bunda
Tak pernah kau berharap budi balasan
Atas apa yang kau lakukan
Untuk diriku yang kau sayang

Saat diriku dekat dalam sentuhan
Peluk kasihmu dan sayang
Saat ku jauh dari jangkauan
Doa mu kau sertakan

Reff:
Maafkan diriku bunda
Kadang tak sengaja ku membuat remah hatimu terluka
Kuingin kau tahu bunda
Betapa kumencintaimu lebih dari segalanya

*
Kumohon restu dalam langkahku
Bahagiaku seiring doamu

Bunda
Tak pernah kau berharap budi balasan
Atas apa yang kau lakukan
Untuk diriku yang kau sayang

Saat diriku dekat dalam sentuhan
Peluk kasihmu dan sayang
Saat ku jauh dari jangkauan
Doa mu kau sertakan

Reff:
Maafkan diriku bunda
Kadang tak sengaja ku membuat remah hatimu terluka
Kuingin kau tahu bunda
Betapa kumencintaimu lebih dari segalanya

*
Kumohon restu dalam langkahku
Bahagiaku seiring doamu

Bunda
Engkaulah muara kasih dan sayang
Apapun pasti kau lakukan
Demi anakmu yang tersayang

Mama dan anaknya yang sableng
Mama dan anaknya yang sableng

 

Penulis:

Nyonya Fid Aksara | Emaknya Yusuf | Gawe FKM UHO | RockenRoll Mommy | Find me at : waode.raya@gmail.com

45 thoughts on “Muara Kasih Bunda

  1. lah dikau emang lagi ribut sama mama sekarang ray?
    sama dong, daku juga sering ribut, kalu ga ribut malah kangen..
    semoga selalu sehat ya ray.. lagi hamil nih?

      1. Saat itu Nabi Muhammad akan naik mimbar di shalat jum’at. Lalu Malaikat Jibril datang menemui. Berkatalah Jibril kpd Rasul. “Ya Rasul, mohon kau aminkan do’a ku ini. Pada tangg pertama Jibril berdoa. Celakalah orang yg mendapati bulan ramadhan namun setelahnya tak mendapatkan ampunan. Lalu Rasul mengaminkan doa tsb. Lalu Rasul naik ketangga kedua, dan Jibril pun berdoa: “Celakalah orang2 yg masih didapati kedua orangtuanya, namun tak bisa mengantarkannya ke surga. (maksudnya berbakti kpd kedua orangtua).” Rasul pun mengaminkan doa Jibril. Lalu pada tangga ketiga Jibril berdoa: “Celakalah bagi mereka yang apabila mendengar nama mu (Muhammad SAW) dia tak membecakan shalawat untukmu.”

        Kirakira begitu mbak Ray.
        Maaf kepanjangan komennya🙂

  2. ibu emang segalanya, ray. gak ada yg bisa menggantikan posisi ibu. urusan masak, ngurus anak, ngurus rumah tangga, semuanya biasanya hy ibu yg bisa kerjain. kalo bapak2 single parent, beda lagi ceritanya

Tak Kenal Maka Tak Sayang

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s