Posted in artikel, Beauty, Blablabla, Makyus, Rafid Family

POWER OF STAGEN

Gumbang

Drom

Gajah duduk

Gajah Bengkak

Batang pohon pisang

dll

dkk

dsb

Itu semua gelar –entah apa namanya– yang dinobatkan ke saya. See? 81 kg dengan tinggi badan 156 cm kotor, nyaris seperti bola yang hendak di tendyang. Lucu – imut- Unyu,awwww.. saya sih ngelihatnya begitu. Memasuki kehamilan 9 bulan, badan saya naek sejadi-jadinya. Bengkak seperti ng..anu.. apalah apalah pokoknya. Bayangkaaan-lah!

Naek motor ajah, ban motor langsung kempes begitu saya yang naikin. Suami gak complain kok. Karena beliao tau-laaah saya menggemuk-kan karena pengaruh calon anaknya nyang waktu saya hamilin. Makan sepiring ajah ga ngaruh. Lambung saya kayak teriak-teriak mau di isi lagi. Apa itu karena lambung anak saya juga ya pengen di isi waktu dalam kandungan? entahlah.

Setelah melahirkan, barulah program penurunan berat badan dimulai. Tanpa mengurangi porsi makan. Karena anak saya ngeASI jadi kudu perbanyak makan biar ASI-nya gak seret. Gitu ajaran leluhur saya yang turun temurun di wariskan. Juga? Taraaaaa

2014-12-01-20-04-48_deco

NgeSTAGEN,cyiiin.

Sempat heran sih waktu nyokap sibuk keliling kota Kendari cuman nyari stagen. Stagen yang kayak dipake mbak penjual Jamu kalau di Kendari. Stagen 12 cm yang siap menjejali perut yang kendor. Akhirnya Tanya-tanya ke junior yang lagi kuliah di Jojga kalau ada di jual dsana dan sepertinya emang ada, jadilah 2 buah stagen delivery by jne tiba di rumah dengan selamat. Nyokap senangnya bukan kepalang, padahal cucunya belom lahir loooh.

Setelah persalinan, Drama-pun dimulai.

Saya ngestagen tiap hari. Ga boleh lepas. Stagen dililit dengan kencang dan kokoh. Bahkan kalau saat itu sedang angin kencang, tubuh saya kokoh bertahan. Awalan rasanya mau muntah. Gimana gak mau muntah coba? kalau stagen mengenai ulu hati tepat sasaran. Papa Ucup-pun setia ngikatin stagen tersebut setelah mendengar khotbah dari Yang Mulia Ibu Suri tentang the power of Stagen.

Selain itu enaknya ngeStagen :

  1. Tulang belakang jadi tegak
  2. Produksi ASI lancar karena PD sering membengkak
  3. Makan dikit jadi kenyang
  4. Perut keciiiiiiil
  5. Badanpun ikut menyusut

Bagi reader sekalian yang ingin program diet, –ga usah tenggak pil penurun berat badan deh. Lebih banyak bahayanya siih ketimbang manfaatnya. Dan kalaupun emang ada, sebaiknya konsultasilah kepada dokter-.

stagen_gunung_anak2 Cobalah mengenakan stagen. Bukan stagen instan yaaa. Tapi stagen manual yang mengandalkan kreatifitasan untuk memasangnya. Dipasangin boleh, pasang sendiri juga bisa.

Hah? Caranya?

Gampaaaaang..

Ujung talinya di iket di ranjang atau jendela, terus berputarlah mengikuti ujung stagen yang di iket. Akhiran di sematkan peniti  Gede supaya gak lari ke kanan dan ke kiri.

Trus makanan tuh serba steriiiiiil. Ga bole makan sembarangan. Yang bening-bening seperti Sayur bening dengan kandungan sebagai berikut :

  • Daun Kelor
  • Daun katuk
  • daun kacang
  • kacang panjang
  • daun licin
  • kopi gandu

Dedaunan di atas fungsingnya, selain untuk ASI juga untuk meningkatkan metabolism tubuh, Mengurangi penumpukkan lemat jahat yang dikeluarkan melalui “ee” juga sebagai antioksidan. Cuman daun licin ini niih yang saya gak tau nama nasionalnya.

Lauknya cem macem ada :

  • ikan gabus
  • ikan lele
  • ayam kampong
  • tempe tahu

Yang kesemuanya itu diracik oleh neneknya Ucupyo, alias nyokap saya yang tercintah. Errrgh, saking perfectionisnya semua makanan tersebut nyaris tanpa cela. Dengan rasa yang hambaaar saya wajib-kudu-mesti mencekoki diri ini dengan kesemua menu di atas. Demi apa coooba? Kalau bukan untuk mengembalikkan badan saya ke posisi semula.

FYI, ikan gabus itu bagus looh untuk penyembuhan luka dalam. Sekarang malah diekstrack jadi pil siap minum tanpa harus merasakan kengerian ketika hendak memakan ikannya langsung. Jangan Tanya aturan leluhur saya dong aaah, mereka tuh ga ada ekstrak2an. Makan dalam wujud aslinya -_-. Ikan lele yang tinggi kandungan protein amat-sangat- layak dicekoki untuk buibu muda yang abiis melahirkan. Agar kandungan ASI-nya bergizi. Selain itu ikan lele bagus untuk menstimulus otak yang sempat blank waktu berkuat. Memperbaiki urat-urat saraf yang meregang atau keputus dan banyak lagi.  Untuk kesemua ikan tersebut, silahkan kunjungi  rumah om gugel untuk mencari tau. Itu semua, seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, bahwa kesemuanya itu adalah ramuan turun temuran warisan leluhur saya bagi anak perempuan.

Konon kabarnya, untuk mencetak generasi penerus bangsa yang cemerlang, tidak dengan cara yang instan! Baeklaaaah..

****

Back to topic hidayat

Hanya 3 bulan pemirsaaah, saya mendapatkan tubuh seperti sedia kala. Ya, walaupun mesti usaha nurunin 3 kg lagi sih.

Selain pemakaian stagen, pola makan juga kudu di jaga. Ya, seperti kita ketahui sekarang. produksi pangan utamanya makanan pemicu naiknya berat badan sangat banyaaaaaaaaak bertebaran di mana-mana. Kalau tidak difilter, walaupun ngestagen seumur hidup pun tidak menjamin menyusutnya badan. Malah menyiksa tubuh.

Zaman menyusui –dan sampai sekarang- pantangan paling keras-kan makan gorengan. Segala sesuatu yang digoreng. Karena habis persalinan itu ceritanya proses pengeluaran darah kotor. Walaupun minyak penggorengan itu qualitasnya baik tapi tetap saja mempengaruhi peredaran darah bagi bu ibuk muda pasca persalinan. Pantangannya sih 3 bulan saja. Dan setelahnya silahkan makan apa saja.

***

Drama persalinan telah mengajarkan saya banyak hal tentang hidup sehat. Walopun saya basicly anak kesehatan, tapi yang namanya godaan makan di luar oh jelaaaas ga pernah menolak. Apalagi kalau gratisan! hahaha. Ternyata penggunaan stagen dan pola makan teratur gak hanya di ajarkan oleh Baginda Rasulullah Saw (pola makannya ya, bukan ngestagennya) tapi leluhur-leluhur saya pada zamannya yang kemudian terterapkan oleh nyokap dan nyokap dengan segala daya upaya mensugesti saya untuk menerapkannya juga.

Well,well,well, snap,snap,snap. hidup sehat itu gak rugi! Selain memperindah diri, juga meningkatkan harapan hidup. Lihat dong perbedaannya sekarang sama orang-orang dulu, banyakan yang usia produktif yang duluan menutup mata. Oke, Ajal manusia gak ada yang tau. Tapi resiko keseringan makan di luar yang gak terjamin kebersihan-kesehatan-takaran untuk tubuh kita, jelas memicu naiknya produksi gula darah. endingnya? MATI MUDA karena serangan jantung. Naudzubillahi Min Dzalik.

***

 

 

 

 

Penulis:

Nyonya Fid Aksara | Emaknya Yusuf | Gawe FKM UHO | RockenRoll Mommy | Find me at : waode.raya@gmail.com

9 thoughts on “POWER OF STAGEN

  1. Mira males-malesan dulu mba pake stagen. Cuma beberapa kali aja. Alhasil kulit perutnya masih melar. Tambah melar lagi sekarang. Hehe…
    Dulu awal-awal pakenya gurita, itupun seingetnya. Hehe..
    Makanan? Hmm… apa aja dimakan.. Nasip jauh dari orang tua, ga ngerti deh yang warisan turun temurun begituan…

    1. Lg hamil skg,mir? Aku jg sempet make gurita,tapi guritany melar muluuu. Kalau di daerahku selama 3 bulan pasca persalinan ga bole makan sembarangan,mir. Iya jg mir,kalau jauh dari org tua apalagi tinggal diperantauan harus mandiri pake bingit,mir. Skg ini aku masih nyusahin ortu. Masih nebeng gitu. Jadinya diurusin mulu. Males jg siiih.. tp semua ada hikmahnya.

    1. ga delivery dari Indo mom ben? hehehe.. teman seruanganku yg SC jg make stagen. Tp sebelum make perutnya diguritain dulu. Iya, melar,, melar ajah dagh. Yg penting papah Ben ttp sayang dan tjintaaah *eaaaa😀

Tak Kenal Maka Tak Sayang

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s