Posted in Diari, Nanda Yusuf

Susahnya bilang “MAMA”

Assalamualaykum gaes

Pagi ini sebelum ke kantor saya melepas Ucupyo dari pelukan dengan adegan tangisan histerisnya yang gak mau ditinggal jauh emaknya. Seperti patah hati berdarah-darah gitu deeeh doi. Padahal-kaaaan lepas dari pelukan saya , doi malah jatuh ke pelukan papahnya. Ich, ketahuan deeeh anak Ibu Raya suka dramaaa!

Saat ini Ucupyo berumur 2 tahun, pemirsaaah.

14088467_1032190366888025_7698832040243883496_n

Tepatnya sih bulan lalu, 20 Agustus 2016. Pencapaiannya sekarang makin pinter manjat kursi, manjat meja, jungkir balik, ga mau di pegang tangannya, suka sok dewasa dan banyak lagi. Tentang acara ulang tahun, jangan ditanyain deh. Ga ada acara spesial dalam memperingati hari lahirnya. Hanya untaian doa dari orang-orang terdekatnya semoga Ucupyo tumbuh menjadi anak yang :

  1. Soleh
  2. Sehat
  3. Enteng rejeki
  4. Cerdas
  5. Kreatif
  6. Ga suka utang
  7. Mandiri
  8. Rendah hati
  9. Bermanfaat bagi agama, keluarga dan seluruh umat
  10. Dicintai dan disayangi oleh semua orang
  11. dll
  12. dkk
  13. dsb

Tapi sepertinya doi punya feeling kalau pada hari itu adalah ulang tahunnya. Karena selalu menonton video acara tiup lilin pada ultah pertama, jadinya doi suka merajuk minta dibakarin lilin, biar doi tiup-tiup apinya yang berkibar-kibar. Ealaaaah nak. Itu vervahaya!

14051734_1032979506809111_7715943154802842811_n

 

Olehnya saya berinisiatif ngajakin doi maen ke taman kota. Naik odong-odong dan mobil-mobil-an. Tapi tetap saja mukanya manyun! wkwkwkwkwk. Kalau 10 rebu rupiah bisa menuntaskan hasrat maen naek mobil-mobilannya, ya ga usah beli mobil asli-nya yang harganya ngalahin gaji saya per bulannya. Kita bisa cekek leher naaak *emakmatrepengiritan*.

Namun ada 1 misteri yang tak terpecahkan hingga kini. Mengapa lidahnya itu susah bener nyebut kata “MAMA”?

Untungannya wajah ucupyo mewarisi garis jutek wajah emaknya. Jadi walo doi belom bisa nyebut kata “mama” masih kelihatan kok doi anak saya. Bukan anak orang lain.

Kalau kata papahnya, Ucupyo biangnya JAIM. Kelihatan dari bayiiiiknya. Doi syusyah untuk mengungkapkan rasa kasih dan sayangnya. Woooaaah vahaya! Segitunya?  padahal everytime saya selalu mengajari dia cara menyebut kata “mama” yang baik dan benar. Yang mana datangnya itu dari hati bukan Paksaan!


Kalau mau bilang jarang ketemu, mungkin hanya dari pukul 07.30 wita – 11.30 wita, karena setelahnya kita berjumpa lagi di rumah. Pacaran lagi. Sekedar temu kangen mengisi jam istrahat. What? Istrahat? Punya anak balita bisa istrht? JANGAN HARAP! Pastinya kalau doi nyium aroma saya, bawaannya ngajak main. Dan maennya itu ke rumah tetangga. Tau ajah kalo saya ke rumah tetangga numpang mendownload.

Setelahnya kita akan berjumpa lagi pada pukul 16.30 wita ketika saya pulang kantor. Biasanya kalau lagi ga ada pemeriksa keuangan atau kerjaan berat, biasa saya ikut sertakan dia ke kantor.

Sepulang kantor, kita pacaran lagi deeeh hingga pagi pukul 07.30 wita. Klau ada yang nuduh saya kurang memberikan perhatian, rasa-rasanya bagus untuk di lemparin bakiak. Hhhhmmm.

********

Okeh, Ucupyo, mama masih setia menunggu hingga lidahmu mampu untuk bekerja sama dengan otakmu memerangi benteng JAIM yang diam-diam merayapi dinding hatimu yang kau bangun se panjang tembok berlin.

Berdasarkan bisikan hati kecil saya, nunggu waktu ajah sih Ucupyo mampu mengucapkan kata sakti yang saya rindukan selama ini. Bukan tanpa sebab, lingkungan dimana orang sekitaran saya itu lebih ridho manggil nama asli saya ketimbang “mamanya ucup”.

Contohnya papahnya Ucupyo, lebih senang manggil “yobo”.

Adik-adik saya manggilnya “KaRaya”

Kakek-neneknya Ucupyo manggilnya “Macup”

Jadi wajar siiih kalau Ucupyo bingung mau manggil apa emaknya yang menyedihkan ini,. Ga mungkin-kan manggilnya BIDADARI! *kejedotpintu*.

Penulis:

Nyonya Fid Aksara | Emaknya Yusuf | Gawe FKM UHO | RockenRoll Mommy | Find me at : waode.raya@gmail.com

25 thoughts on “Susahnya bilang “MAMA”

        1. konon kabarnya siih emang gitu mus, anak perempuan jauh lebih cepat tumbuh kembangnya ketimbang anak lelaki. Karena aktifitas fisik mereka yg mendominasi sehingga gak fokus untuk berbicara gitu. Naaah, tugas kita ngajak si baby boy curhaaat! xixixixixixi😀

Tak Kenal Maka Tak Sayang

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s