Writting Day Challenge

Three Lessons I Want My Children Learn From Me

three-lessons-i-want-my-children-learn-from

Anak-anakku,

Mama kalian ini bukanlah seorang bidadari seperti yang didongengkan papa kepada kalian. Yang wajahnya cantik bercahaya akibat menenggak susu collagen tiap malam karena sujud padaNya pada 1/3 malam. Yang akhlaknya santun bersahaja. Yang mengamalkan seluruh isi Al-Qur’an dan Sunnah Rosul. Yang mengamalkan Undang-Undang Dasar Negara, Yang menegakkan NKRI dan tentunya memuliakan Suami dan Orang tuanya.

Mama kalian ini hanyalah perempuan biasa yang sedang belajar menjadi bidadari untuk papa dan kalian yang Allah takdirkan menginap selama 9 bulan dalam rahim mama. Jadi janganlah kaget jika ekspetasi kalian melenceng dari kenyataan.

Mama adalah manusia setengah. Yang kalau lagi mood bisa jadi bidadari bahkan malaikat. Tapi kalau jadwal halangan mulai mengacaukan hormon kortisol mama, maka janganlah heran kalau kalian melihat mak lampir yang mengomel mengalahkan 5 waktu Sholat sehari-semalam.

Pada hakikatnya, mama kalian ini adalah makhluk zoon politicon yakni makhluk hidup yang memiliki siifat sosial, kalau diartikan berdasarkan arti dari nama zoon politicion memiliki makna ‘hewan yang bermasyarakat’. manusia adalah makhluk zoon politicion merupakan makhluk yang tidak bisa hidup kalu tidak ada interaksi sesama jenis (makhluk sosial). Bingung dengan kalimat mama di atas? Diskusilah dengan nenek kalian yang notabenenya guru SOSIOLOGI pada SMA terfavorite se Kota Kendari.

******

Namun sebagai seorang ibu, naluri memiliki keturunan yang mewarisi tahta kesempurnaan mama sebagai wanita jelas ingin terlihat pada kalian. Maksudnya mama  pengen gitu loooh anak-anak yaaa kalau ga bisa semua, salah satunya-lah yaaa mama mewarisi sifat dan tabiat mama yang tentunya menyerupai Bidadari dan Malaikat. Yang bersifat setan maaah jangan dong akh!

Apa? mama kami setan?

Mama kalian manusia,wooooi. Hanya pada sikon tertentu sih bisa kayak setan atau mak lampir lah yang halusan dikit bahasanya. Contohnya, kalau papah kalian kedapetan menggonceng perempuan lain yang bukan muhrim apalagi bukan keluarganya. Soalnya papa kalian itu hatinya mudah tersentuh. Saking halusnya perasaannya itu mudah dimanfaatkan oleh oknum atau individu yang punya maksud lain-lain dan kawan-kawan sama mama dan papa. Yaaa gitulah contoh terstandarnya,nak. Yang lain-lain dan kawan-kawan bukan konsumsi publik,ahaaay.

Apa saja pelajaran yang bisa kami petik dari mama?

Petik? mama manusia nak, bukan tumbuhan yang bisa dipetik. Apalagi diperam. Yang diperam itu mangga,nak. Gimana sih?

1. Sabar

Oh jangan salah,nak. Walaupun mama gak pernah sabaran mau memiliki kamera mirrorless fujifilm, SLR nikon dan HP S7 edge namun untuk mendapatkan semuanya itu tak segampang membolak-balikkan telapak tangan. Butuh usaha untuk menghasilkan UANG dan Doa yang menggerakkan hati mama apakah mereka KEBUTUHAN atau hanya KEINGINAN mama. Disinilah kesabaran mama sedang teruji. Pasalnya ya nak, baruuuu juga keluar S6 edge udah ada ajaaah tandingannya dalam waktu 12 bulan S7 edge. Kalau mamamu ini konsumtif begituan, kalian makan apa? Bukan hanya itu kalian sekolahnya pake uang dari mana? Mustahil nak mama bisa nyulap daun kelor jadi rupiah walaupun mama ini turunan dari Laki-laki sakti ahli mandraguna-guna.

Sama halnya dalam kehidupan mama. Walaupun raja setan sedang mengompori mama untuk marah misalnya. Atau kalap. Tetap saja hati nurani mama menjalankan tupoksinya, menyentil otak mama agar mau bersabar. Sabar! Sabar!

Kalau mama dijahili orang atau dicemooh sama orang atau diremehin, mama tetap sabar?

Good, pertanyaan cerdas nak. Pastinya. Keyakinan mama bahwa pembalasan Allah SWT jauh lebih bagus dari pembalasan mama. Gampang sih balas dendam, nak. Tapi buat apa? dia enak-enak-an mengompori, mama ketiban dosa. Bukan hanya itu nak, dosa mama karena balas dendam pasti mengalir ke papamu yang bertanggung jawab atas kita,nak.

Tuuuh tanya papah, gimana cara mama menghadapi orang yang mama jengkel/benci. Apa pernah mama mengeluarkan kalimat pembalasan? Ndak! Semua kalimat pembalasan, mama lepaskan di atas sajadah panjang dimana hanya ada mama dan Allah. Mama hempaskan semua isi hati mama yang terluka. Kalau udah gitukan lega,kan nak. Wanna know? Allah SWT tempat yang mama curhati tadi menjawab doa-doa mama. Percayalah nak, balas dendam hanya akan menjerumuskan kalian dalam kubangan yang isinya setan penghasut.

Banyak loh keuntungannya orang sabar,nak.

Dari Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa sungguh-sungguh berusaha untuk bersabar, niscaya Allah akan memudahkan kesabaran baginya, dan tidaklah seseorang dianugerahi (oleh Allah Ta’ala) pemberian yang lebih baik dan lebih luas (keutamaannya) daripada (sifat) sabar (sumbernya dsini ya).

FYI ya anak-anak mama, bahwa kesenangan maupun kesusahan adalah ujian dari Allah SWT. Jika kita mampu bersabar atas keduanya, insyaallah kita akan terlindungi dari hal-hal yang buruk,nak. Bukan hanya itu nak,  banyak janji Allah SWT dalam Al-Qur’an bagi orang-orang yang bersabar.

Salah satunya :

Allah melipatgandakan pahala bagi orang-orang yang bersabar dengan gandaan yang lebih besar daripada orang-orang selain mereka.

أولئك يؤتون أجرهم مرتين بما صبروا

“Mereka itu diberi pahala dua kali disebabkan kesabaran mereka.” (Al-Qashash: 54)

2. Apa Adanya

Be your self, it’s wonderfull being your self. Jangan pernah memaksakan kehendak terhadap apa yang akan membuat kalian jatuh,nak. Kalian tak perlu bermanis-manis terhadap orang lain yang kalian tidak sukai. Itu akan membuat kalian stres! hahahaha. Kalian tak perlu kelihatan sosialita padahal aslinya melarat! Sudah, intinya ga usah memaksakan keadaan.

3. Always Happy

Poin penting dalam menjalani hidup ini adalah always happy. Happy menjalankan aturanNya. Happy mengikuti aturan mama-papa. Insyaallah kalian tak akan tersesat,nak. Ada uang, happy. Lagi bokek, happy. Kena omelan nenek karena mama teledor jaga kalian, happy. Karena kenapa? kebahagiaan itu terpancar melalui diri kita. Orang-orang yang selalu bahagia tidak pernah berpikiran yang aneh-aneh. Selagi kalian masih dalam jalur aman lintas kendaraan menuju surgaNya, insyaallah hidup kalian aman,nak. Mama tak kan pernah membiarkan anak-anak mama tersesat dalam ketidakbahagiaan.

Tapi kok mama sering marah-marah di rumah?

Ealaaaaah kalau ga sesuai aturan main mama, ya iyalaaah ditegooor. Ga mempan ditegor ya dimarahin. Masih melanggar lagi yaa mama tabook!

Bukan untuk melampiaskan hasrat setan mama yang sedang pegang kendali, tapi untuk kebaikan kalian juga. Kalian tau gak sih kalau manusia mati maka terputuslah seluruh amalannya kecuali 3 perkara yang salah satunya Anak yang sholeh karena anak sholeh itu hasil dari kerja keras orang tuanya. Olehnya mama keukeuh mendorong kalian dalam hal agama, sehingga nantinya kalian menjadi anak sholeh. Lalu kalianlah anak-anak mama-papa yang senantiasa menghiasi dalam kuburan kami. Doa kalian,nak. Kalian!.

Oooh pantesan mama sering kabur kalau sedang marah

Yooooets, setelah mengeluarkan bakat terpendam mama yang bisa ngalahin pesona mama dede, mama kabur ke rumah nenek sao-sao. Nenek yang melahirkan papa. Mama ajak nenek snorkling atau sekedar hunting view yang oke buat foto-foto. Atau ngajak nenek pergi makan. Atau apa sajalah yang penting nenek mau diajak happy-happy. Karena nenek dari papahmu itu rock en roll,nak. Jiwa mama bangeeeet!

Takutnya kalau kelamaan lihat kalian yang bikin mama marah, mama jadi malas masak, malas ngajarin kalian berhitung, membuat cerpen atau mengajari memotret yang baik. Yang sialnya lagi kalau mama ngajak papa untuk melampiaskan kemarahan mama, lalu kalian sama siapa? masa iya generasi penerus mama larut dalam kesedihan karena habis dapat siraman rohani dari mama sih?

See, mama dalam keadaan marah saja nyari pelampiasan yang bikin mama happy. Biar masalahnya gak dipendam. Biar ga ada penyakit degeneratif yang mengaliri tubuh mama. Menderita batin loh nak, jika kalian tak punya orang tua. Apalagi mama.

Coba deh searcing ke mbah google gimana penyakit degeneratif itu. Pasti jawabannya akibat lifestyle dan stres. Nah orang-orang yang tidak bisa bersahabat dengan stress, maka akan cepat terkena penyakit tersebut. Naudzubillahi min dzalik *sambilketikketoktanah*. Sekarang terjawablah sudah mengapa jika sedang marah mama memilih kabur kan?

Karena mama ingin sehat

Karena mama ingin selamat

Karena mama ingin umur panjang

Mama ingin mengantar kalian ke gerbang kesuksesan dunia dan akhirat.


Sebenarnya masih banyak siiih pelajaran yang bisa kalian petik dari mama. Kesihan papamu gak kebagian,nak kalau mama nekat memonopoli tentang pelajaran hidup. Aslinya pelajaran hidup papa jauh lebih banyak dari mama. Kalau kalian mendengar dengar seksama kalian pasti langsung ngefans sama papa.

Giiih goreng pisang buat papa, pasti langsung dapet pelajaran berarti 😉

****************

Day 20 Writting Challenge 😀

my30daywritingchallenge

 

 

 

Iklan

13 tanggapan untuk “Three Lessons I Want My Children Learn From Me

  1. Raaayaaaa, Ini apaahh?? Jadi ceritanya Ini wejangan untuk Ucupyo dan (calon) adik2nya kelak ya?? Huaaaa Mama Raya memang keyeeenn.. Ayooo giiih, promil lagi 😁

Tak Kenal Maka Tak Sayang

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s