Tips Fotografi

Tips Fotografi FlatLay

cats

Assalamualaykum happy people

*aseeeeeeksalaalapresenterditipi*

Flat lay photography akhir-akhir ini digemari oleh segenap orang atau kumpulan orang yang sering nongkrong di instagram atau pinterest *nakgh gehwoool gituloh*. Semenjak menjamurnya hestek #OOTD #OOTDFASHION dimana yang dipotret bukan manusia sebagai model melainkan outfitnya doang  dan apalah apalahnya yang membuat hasil foto flatlay menarik dan cantik. Teknik fotografi ini sebenarnya udah lama booming. Hanya saya saja baru melek “oooh ini yang namanya flat lays”. Jadinya tangan saya suka kegatelan ngatur printilan-printilan dengan gaya baring lalu, jepreeeeet. Ya, semenjak saya tergabung dalam komunitas fotografi yang jelasnya bukan foto selfie di Instagram, jiwa fotografer saya tertantangin JPG! *halah*.

Buat apa sih foto flat lays segala?

icccch lucu ajah kali. Hasilnya tuh mbikin gregetan. Ala-ala model majalah gitu deh, walaupun bukan muka saya yang nampang. Kalau di upload di IG pasti yang like banyak karena fotonya unyu! hahahaha *salahniat*. Kan ceritanya gaya fotografi ini lagi tren, emang salah gitu kalau saya ikutan latah? Toh fotografi itu merupakan karya seni yang gak susah, hanya emang butuh usaha ajah sih. Dimana bakat cuman 1% dan 99% adalah kemauan.

Flat lay Fotografi itu apa?

Flat lay itu sendiri merupakan tren foto objek dari atas di permukaan rata/flat dengan background yang menarik. Semacam high angle view lah. Paling sering saya dapati teknik fotografi ini diterapkan dalam memotret outfit of the day (OOTD), aksesori, kosmetik, makanan dan lain sebagainya.

FYI, tips fotografi ini saya ulas bukan karena saya pakar fotografi loh ya atau pakat flat lay. Saya cuman PNS biasa -yang paling seneng lihat kalender dengan deretan warna merah pada hari kerja- yang sedang belajar fotografi untuk bekal di hari pensiun kelak *muliabanget*. Atau kalau anak-anak saya menuju masa pancaroba pada masanya kelak dan punya hobi motret NO SELFIE kayak emaknya ini, bolehlah saya ngasih saran, biar dituduh EMAKKU GEHOL! wkwkwkwkwkwk.

CHECK IT DOT :

1.CERMAT MEMILIH BEGROND

Pada dasarnya foto flat lay ini  adalah foto berbagai objek  pada permukaan rata. Jadi jelas begrondnya ikut andil memaksimalkan hasil fotonya. Kalau saya sendiri lebih suka alas putih yang gak mudah kusut. Biasanya saya make kalender pilgub atau pilRT bahkan pilKB *hoax*.

16665652_1198824946891232_396807466924932720_o

Bisa juga pake seprei berwarna putih atau kain putih polos, tapi saya yakin hasilnya ga oke, mengingat sprei/kain putih bisa menghasilkan gelombang yang tak sedap dipandang mata jika tak rapih. Masa iya mau foto kudu setrikaa begrondnya dulu sih?

20170107_162936-01

Foto di atas foto flat lay ala-ala OOTD gitu deh dengan menggunakan kain poteh. Lihat doong hasilnya! Kacaaaau! Objeknya sih cakeb, begrondnya yang bikin jelek. Tuh kain berasa habis dipake alas smackdown,hahaha.

sama kayak foto berikut ini :

20170223_103011-01-01

Dimana alasnya saya gunakan kain hitam. Berhubung saya ngeditnya pake HP, jadi hasilnya gak semaksimal mengedit pake aplikasi yang enak ketika tangan berbantalkan mouse alias pake komputer. Masih kentara gelombang tak rapihnya kan? Ya sud-laah toh foto ini bukan untuk perlombaan yang memenangkan sebuah rumah BTN,xixixixi.

Sebaiknya gunakanlah begron yang keras. Semisal berbahan dasar kayu atau meja atau untuk hasil yang maksimal. Berhubung saya orangnya pengiritan banget demi terkepulnya asap dapur kenegaraan saya, maka saya nyari begrond yang GAK KELUAR DUIT! Banyak sih alas foto keren bertebaran dimana-mana. Tapi kalau harganya juga ngalahin harga ikan, bye!

2. PENCAHAYAAN

Pengaturan cahaya sangat penting looh happy people agar foto flat lay bisa menghasilkan kualitas foto yang bagus. Hasil foto flat lay-kan biasanya hasilnya bersih cling cling. Olehnya pencahayaan disini ga bole main-main. Walo sekedar tahap belajar, toloong untuk pencahayaan saya sarankan cahaya natural yang bersumber dari matahari.

Kalau advice dari para fotografer, sebaiknya melakukan pemotretan paling bagus jam 10 pagi  sampai jam 4 sore. Namun perlu diperhatikan, jangan sampai fotonya menimbulkan bayangan yang mengganggu hasil akhirnya. Sepintar-pintarnya mengatur cahaya masuk dari objek bidikan. Tapi kalau cahayanya mendung, mending bobok dagh! hahahaha

3. STYLING

Kalau yang ini mah follow your heart but take with your brain *aseeek* *kemudiandilemparbatu*. Karena sesungguhnya untuk style gak ada teknik khususnya. Gimana maunya ajah biar objek terlihat good lookinglah.

16665766_1198825226891204_1127605535816461251_o

Kalau semua terlihat rapi sisa jepret ajah.

4. TEMA DKK

Sebenarnya (kalau saya loh ya) sebuah foto yang bagus itu memiliki tema atau konsep. Jadi yang lihat tuh paham maksud dari bidikan kamera. Misalnya kamu tuh lagi “ME TIME”, apa ajah sih yang kamu lakuin saat me time?

16587332_1198825286891198_8030896397940404879_o

5. FOTO DARI ATAS

Pastikan semua objek beserta printilannya tertata dengan rapi pada permukaan bidang datar, lihat kembali dalam kamera ada yang kurang atau gimana. Usahakan printilannya jangan terlalu banyak. Kita bisa memotret gambar dengan komposisi ruang yang lebih kosong. Maksudnya menempatkan objek dan printilan dengan memberikan ruang pada tiap objeknya.

20170421_172244-01
Contoh hasil bidikan setelah menahan napas,wkwkwkwk

Karena namanya flat lay dengan teknik membidik dari atas, pastikan anda tahan napas dan benar-benar tegak lurus dari atas. Kenapa tahan napas? Kalau kamu gak pake tripod atau cuman pake tangan membidik gambar, usahakan tahan napas, karena irama jantung mempengaruhi hasil foto looh happy people.

6. EDITING

Prosesi terakhir biar hasil fotonya top markotop, dempullah gambar anda terlebih dahulu. Semua foto flat lay saya berakhir dengan pendempulan atau editing *bukakartu* untuk finishingnya,hahaha. Editnya juga ga boleh lebay ya happy people. Karena segala sesuatu yang berlebay-an sangat tak baik.

16473530_1198825133557880_9073530255035234688_n

Aplikasi editing yang paling sering saya pakai adalah snapseed kalau di hape dan photoscape kalau di komputer. Palingan saya cuman menaikkan dikit bright, contras, saturasion lalu crop jadi square.

tanpa edit 2

VS

16487182_1198825043557889_6199730622055238511_o

Nah, gimana happy people? gampang banget-kan cara foto flatlay. Seperti yang saya tulis di atas, intinya mah berjuang dan belajar,hehehe. Jangan patah semangat. Apalagi kalau cuman nemu komentar “fotonya biasaaa banget”! Santai dan show must go on. Karena hasil bidikanmu sendiri lebih membawa kepuasan tersendiri.

 

Iklan

8 tanggapan untuk “Tips Fotografi FlatLay

    1. Maksudnya ada bayangan lampu pada objek yang difoto ya, ka Yan? Kalau aku nemu bayangan gitu tergantung objeknya. Kalau benda berwarna hitam bisa disiasati pake edit gambar.

      Ka Yan coba deh pake snapseed atau photoscape, 2 aplikasi itu yg saya tau cara mendempul gambar yg tdk sempurna 😀

Tak Kenal Maka Tak Sayang

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s