Ramadhan Challenge

3 Tips Bebas Bau Mulut saat Berpuasa

Tak terasa Ramadhan memasuki hari ke 13. Alhamdulillah kita diberi kesehatan dan kesempatan  hingga sampai pada 10 ramadhan tahap kedua ini seperti yang disebutkan didalam hadist Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, dimana Ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Awal bulan Ramadhan adalah Rahmah, pertengahannya Maghfirah dan akhirnya Itqun Minan Nar (pembebasan dari api neraka)”. Nah, pada fase kedua atau fase 10 hari kedua Ramadhan inilah Allah membukakan pintu magfirah atau ampunan yang seluas-luasnya.

19073956_10211057191000495_1477084986_n

Namun, jangan sampai ibadah puasa kita terganggu oleh aroma tak sedap yang kerap menimbulkan ketidaknyamanan. Karena biasanya selama berpuasa produksi air liur dalam mulut dan saluran pencernaan berkurang sehingga lebih kering dan memicu timbulnya halitosis atau bau mulut atau aroma tak sedap.

Berdasarkan pengalaman pribadi saya yang baru-baru ini kena sindir nyokap karena halitosis *dooooh bikin malu dunia incess ajah*. Padahal-kan santai ajah. Secara napas orang puasa itu setara dengan wangi kesturi. Tapi punya tapi saya tetap gak terima. Mengingat nyokap nyindir pada saat saya berkoar-koar dengan tingkat kePEDEan maksimal di depan ibu-ibu kompleks. Biasalaah ritual beli buka puasa sambil hahahihi sama tetangga. Fiuh. Hingga akhirnya saya banyak mencari literatur kenapa dan apa hubungannya halitosis lebih sering terjadi ketika berpuasa ketimbang hari biasa.

*****

Pada dasarnya mulut menyimpan ribuan bakteri di sela gigi, lidah dan gusi. Bakteri ini secara alami membantu fungsi mulut, memproses makanan yang masuk dan menghancurkan sisa-sisa makanan menjadi gas yang beraroma tidak sedap atau senyawa sulfur yang menguap yang menyebabkan halitosis.

Biasanya halitosis rentan terjadi pada orang yang menderita maag *s-a-y-a banget!* karena getah lambung tetap bekerja walaupun tidak ada makanan yang dicerna dan mengantarkan aroma asam dan gas hingga rongga mulut. Saat berpuasa senyawa kimia penyebab aroma sulfur tadi mengendap dalam mulut. Karena tidak ada makanan atau minuman yang membuat senyawa sulfur ini tertelan ke dalam pencernaan.

Sebenarnya bau mulut saat menjalankan ibadah puasa tidak perlu dirisaukan, dihebohkan apalagi dilebaykan. Itukan proses alami dalam tubuh. Namun, ada baiknya kita mengetahui kira-kira tindakan apa gitu yang bisa kita lakukan untuk mencegah bau mulut saat berpuasa. Selain untuk ibadah, tentunya makin meningkatkan kepercayaan diri ketika terjadi proses interaksi sosial ;).

So, berbekal dari kasus memalukan pada paragraf ketiga yang lebih baik tidak saya bicarakan saja 😥 saya mengadakan riset untuk diri saya sendiri dan berbagi tips untuk kalian semua. Berikut tipsnya 😉

1. Perbanyak Minum Air

Minum air putih setidaknya 2 x 4. 2 gelas saat berbuka puasa, 2 gelas menjelang sholat tarawih, 2 gelas menjelang tidur dan 2 gelas menjelang sahur. Lebih banyak lagi lebih bagus. Air putih mampu meningkatkan produksi saliva (air liur) sehingga mulut terjaga kebersihannya dan terhindar dari bau tak sedap. Selain itu banyak konsumsi air putih dalam menjaga keseimbangan tubuh.

2. Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Bulan puasa ataupun bulan biasa tak terkecuali bulan purnama menjaga kesehatan gigi dan mulut amat sangatlah penting. Tujuannya jelas untuk membersihkan segala sisi di dalam mulut dari sisa makanan selama sahur ataupun berbuka puasa agar tidak terkontaminasi bakteri penyebab bau tak sedap. Seperti sikat gigi 2x sehari dan membersihkan lidah. Fyi, lidah merupakan sarang bakteri di mulut. Olehnya, gosoklah lidah dengan kelembutan yang anda miliki *halah* untuk membersihkan bakteri yang menempel di lidah.

3. Hindari Makanan Tertentu

Bau mulut dapat dicegah ketika berpuasa dengan menghindari beberapa makanan pemicunya seperti bawang (khususnya bawang mentah), rempah-rempah beraroma tajam, pete, makanan dengan kadar lemak tinggi seperti lemak daging, kadar susu yang tinggi, kadar keju yang tinggi serta makanan pedas yang kesemuanya tidak dikonsumsi pada saat sahur. Makanan pedas bisa juga membuat mulut kering loh gaes. Jadi bisa kebayang dong disaat mulut kering bagaimana bakteri tinggal dengan nyamannya di rongga mulut kita. Andweeeee!

***

Demikianlah tips yang bisa saya berikan. Kurang dan lebihnya mohon dimaafkan. Jika ada yang ingin menambahkan tips bebas bau mulut saat berpuasa, silahkan mengisi kolom komen 🙂

Iklan

4 tanggapan untuk “3 Tips Bebas Bau Mulut saat Berpuasa

Tak Kenal Maka Tak Sayang

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s