Ramadhan Challenge

Belanja Online, Memangkas Ruang dan Waktu

Zaman semakin canggih, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi begitu pesat dimana manusia melakukan analisa secara mendalam dan kritis atas segala sesuatu. Banyak fasilitas yang tecipta demi terwujudnya kemudahan dalam aktivitas manusia sesuai dengan ramalam ilmuan terdahulu. Kata mereka, akan ada suatu masa yang disebut dengan era globalisasi dimana proses globalisasi ini berlangsung melalui dua dimensi, yaitu dimensi ruang dan waktu.

7e37e8b2-aea4-4fd8-b232-941ea731031d
Sumber gambar [klik]
Internet merupakan produk globalisasi sekaligus penggerak yang menghubungkan para pengguna komputer/smartphone di seluruh dunia. Sehingga bukan alasan lagi bagi kita masih jalan ditempat untuk mencari ilmu pengetahuan, untuk belajar dan tentunya mengenal dunia. Jangkauannya luas,cuy.

Sama halnya dengan belanja online. Bukan alasan lagi ga bisa beliin anak baju lebaran karena alasan gak ada waktu ke pasar apalah apalah. Berterima kasihlah kepada Tuhan yang memberi kesehatan dan kesempatan hingga bisa mengicip dahsyatnya teknologi informasi di zaman sekarang ini.

Apakah hubungan belanja online dengan Globalisasi?

Karena visi misi era globalisasi adalah memudahkan manusia dalam beraktifitas, maka berhubungan dengan belanja online. Coba bayangkan, jika anda memiliki kesibukan yang padat bahkan sekedar cuci mata di mol sudah tak ada waktu sementara di sisi lain anda sedang membutuhkan barang yang limited edition dan anda tak bisa mempercayakan orang lain untuk membelinya. Denga cara apa anda akan memilikinya jika tidak berselancar dengan internet mencari barang tersebut? Ya kan? Ya kan? *maksa* :D.

Saya menganut sistem tersebut. Bukan karena sooook work a holic lalu saya sudah gak ada waktu buat ngemol dan berinteraksi dengan pedagang (baca : menawar hingga harga terminimalisir dari harga asli) tapi karena kenyataan dimana waktu saya terbatas untuk keliling dari mol A ke mol Z sehingga saya memanfaatkan internet untuk mendapat barang yang saya kebanyakan inginkan ketimbang butuhkan.

Apakah Ibu Raya percaya berbelanja lewat internet yang disebut belanja online? Ibu Raya tidak takut tertipu?

Tiada hal di dunia ini yang sempurna. Kesempurnaan hanya milik Tuhan. Termasuk berbelanja online *halah*. Seorang penjual/toko online membutuhkan web atau blog atau media sosial media untuk memajang produknya. Dengan memaparkan rincian produk serta harga yang jelas sehingga memudahkan konsumen dalam berbelanja.

Untuk pembelian online biasanya kita mengikuti tata cara yang telah ditetapkan penjual. Olehnya salah satu tips paling aman berbelanja online adalah kenali penjualnya. Ciri penjual yang baik adalah melayani pertanyaan calon customer seputar barang dagangan. Kalau nanyanya ke ranah pribadi seperti sudah punya pacar? atau bapaknya galak gak?, berhati-hatilah. Bisa jadi ia ingin membeli cintamu untuk dijadikan pendamping hidup *eaaaaaa.

Berbekal pengalaman saya yang pernah tertipu oleh toko online yang menjual sepatu, akhirnya saya membiasakan diri chating sama owner/penjualnya dulu sebelum membeli barang dagangannya. Interview singkat yang saya lakukan untuk mengungkap fakta bahwa gambar sesuai dengan kenyataan. Kan pediiih banget kalau ekspetasi tak sesuai kenyataan *nangisbombay*. Pengen ngamuk juga jelas kelihatan tidak sholehah *kibaspahmina*.

19029338_1313368158770243_7110648530298721659_n

Selain itu untuk meminimalisir tindak penipuan dari toko online bisa dengan melihat banyaknya review atau testimoni mengenai toko tersebut. Penting juga sih kepoin testimoni customer. Atau mau cara yang anti mainstream? Silahkan hubungi semua customer yang mereview, apakah customernya asli atau customer kloningan,xixixixi.

Jadi Ibu Raya lebih Suka Belanja Online?

Sejujurnya saya lebih suka belanja offline. Lebih sehat karena dengan mengunjungi mol/pasar dari lantai dasar hingga lantai tertinggi memacu fisik saya mengeluarkan kalori yang menumpuk di badan. Selain itu fitrah manusia adalah makhluk sosial yang mengharuskan untuk berinteraksi sosial, jadi dengan berbelanja offline kita lebih melihat dan mempelajari karakteristik manusia dari cara mereka berbelanja.

Berbanding terbalik dengan kesukaan saya berbelanja offline, karena banyak hal akhir-akhir ini saya menggandrungi jenis belanja online. Sebuah interaksi antar penjual dan pembeli lewat dunia maya, internet! Saya sebagai pembeli online cuman duduk manis melatih tangan agar cekatan gerakannya memainkan tuts ponsel atau komputer, lihat-lihat produk yang saya inginkan, chatting dengan penjual tentunya untuk mencapai tujuan mufakat. 3 hari kemudian barangnya sampai di rumah dengan selamat. Jadi deeeh lebarannya! hahahaha.

Bijak dalam Berbelanja Online

Semua artikel yang memuat tentang tips berbelanja online isinya sejenis himbauan agar lebih mengutamakan kebutuhan ketimbang keinginan. Jangan sampai usai kalap belanja bersiap membayar tagihan kartu kredit. Big No!

Terkadang urusan belanja setannya lebih kuat ketimbang malaikatnya,hahaha *curhat ini mah*. Maksudnya hasutan untuk belanja lebih besar ketimbang menahan diri menghamburkan duit belanja memenuhi keinginan saja *soookkaya*. Karena kemudahannya, toko online menjadi sarana cuci mata yang sangat menggoda. Berbagai tawaran produk menarik dengan harga murah bisa dilihat hanya dengan sekali klik, tindakan yang sangat mudah namun bisa menguruskan dompet.

Kendari, 10 Juni 2017
-rayamakyus-

 

 

 

 

Iklan

9 tanggapan untuk “Belanja Online, Memangkas Ruang dan Waktu

  1. Saya masih minim pengalaman belanja online. Maunya belanja ke brand terkenal aja. Biar aman. Cuma klo online ragu2 juga. Takut kualitasnya jelek.

    1. Iya mas bro. Kalo toko online tersohor maaah insyaallah aman. Secara ada apa sih istilahnya pengembalian jika barang cacat? Kayak toko****a tuh ada pengembalian barangnya. Tp klo olshop d instagram,fesbuk atau dwider,kt mesti lebih hati2.

      Ya suuud,coba belanja online ke saya! *kemudiandisulapjadileptop* 😀

Tak Kenal Maka Tak Sayang

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s