Ramadhan Challenge

Ketika Acne Vulgaris (Jerawat Batu yang Bernanah) Menyerang!

cats

Wanita siapa yang tak gundah hatinya ketika bangun tidur mendapati wajahnya merah karena terserang badai jerawat?

Wanita mana yang tak perih jiwanya ketika untuk berwudhupun meringis kesakitan karena peradangan jerawat?

Wanita mana yang tak teriris sisi hatinya yang sok ngincess ketika mendapatkan komentar “sayang, itu muka atau parutan keju?” periiiiiih! *teriak dengan nada 7 oktav*

***

Memasuki bulan Ramadhan ada keanehan dengan kulit saya. Breakout parah! Tiap pagi kok nongol jerawat segede jagung? Iya kalau jerawatnya memiliki mata, kan enak tuh dipakein obat jerawat langsung terlihat hilalnya. Lah ini jerawatnya membatu tanpa menimbulkan gejala bakalan mau meletus setelah terkena obat jerawat.

Setiap hari si jerawat nyicil keluar memenuhi wajah saya. Semacam kontak batin sama si pemilik wajah yang doyan nyicil piring duralex *iyyyyuuuuwh*. Sebagai langkah permulaan, saya introspeksi diri. Makanan apa yang sudah merusak pencernaan saya hingga berimbas pada kemunculan si jerawat batu dan kerap membuat hati saya menjerit karena status baru sebagai PEJABAT Penderita Jerawat Batu tanpa ada pelantikan sebelumnya.

Seminggu tak kunjung mereda, akhirnya saya menyerah pada keadaan. Tak tahan menanggung sakit karena jerawat yang meradang. Bahkan untuk memakai jilbabpun saya sering jejeritan manjah karena perih yang tak terhingga *minus adegan lebay berurai air mata*. Saya mengunjungi dokter kulit langganan.

Baca juga : Bersahabat dengan Breakout, Jerawat yang Pantang Menyerah

***

Penyebab Acne Vulgaris

Tak kalah dengan pasiennya, sang dokter nyaris histeris mendapati wajah pasiennya ini bermasalah. Sejujurnya wajah saya memang tipe acne prone kombinasi super sensitif dengan ciri umum berminyak disegala penjuru dan rentan muncul jerawat jika tidak kontrol diri. Gak bisa sembarangan memakai produk. Mencoba selingkuh dariΒ  bedak marcks-pun hanya seminggu waktu selingkuhnya. Nekat selingkuh lebih lama lagi, bisa dipastikan wajah saya mirip penderita cacar api.

“Raya, wajah kamu acne vulgaris nih. Iritasi pula! Ora iso? Kamu pake apa sampe kayak gini lagi?”

Sejak tahun 2013, sang dokter yang menangani kasus jerawat pada wajah saya. Jenis jerawat yang dipengaruhi oleh hormon dan genetika tentunya. Sebelum mengenal papahnya Ucup, wajah saya normal. Tetap berminyak, jerawat nongol pada saat menstruasi saja. Namun ketika doi berkata “nikah yoooks” refleks hormon saya berubah. Mungkin karena kesenangan yang punya hormon dikit lagi sold out dari status jomblowati, dampaknya nongol jerawat batu.

Baca juga : Ketika Resolusi Hidupmu Membuatmu Bimbang

Mencoba menegakkan diagnosis, saya pun diinterogasi oleh sang dokter. Mengalirlah cerita yang 6 bulan terakhir saya rajin melakukan exfoliate . Memakai bedak merk lain yang mungkin saja tidak cocok dengan kulit saya. Terakhir karena meminum susu kolagen.

Inilah masalahnya! Banyak orang yang berjerawat karena hal-hal umum seperti pengaruh hormon, gen, kelebihan minyak pada lapisan permukaan kulit, pengaruh makanan yang mengandung dairy milk, malas membersihkan muka dan masih banyak lagi. Namun tidak pada kasus saya.

1. Over Exfoliate

Yakni proses pengelupasan sel kulit mati untuk memunculkan sel kulit baru ke permukaan. Bisa menggunakan scrub yang disebut manual exfoliate atau toner yang mengandung AHA/BHA untuk exfoliate kimiawinya. Sialnya saya melenceng dari aturan pakainya. Normalnya exfoliate dilakukan 1 kali dalam seminggu. Saya 3 kali seminggu,cuy! Bukannya wajah halus bebas jerawat, malah jerawatan!

20170528_150410-01

Terlalu sering mengelupasi kulit tentunya bukan hanya kulit mati yang terkelupas, tetapi sel kulit baru juga ikutan terkelupas. Kondisi ini sesuai dengan diagnosa wajah saya, iritasi, berminyak, komedoan dan parahnya jerawat batu yang meradang. Iritasi karena kulitnya kering. Padahal pada saat kering, justru produksi minyak makin membuncah di bawah lapisan kulit.

Bukan exfoliatenya yang salah. Saya yang salah! saaayaaa! *nangisdipojokan*

2. Selingkuh dari bedak Marcks

Tolong jangan lihat saya sedemikian rupa dong aaah. 15 tahun menggunakan bedak Marks tentu ada kejenuhan. Pengen mencoba bedak tabur yang lebih kinclong, lebih coverage, lebih mengontrol minyak, dan tentunya lebih glowing *halah*.

Baca Juga : Makasih Kuning

Saya gak tau bahan apa dalam kandungan bedak tersebut yang mbikin saya tak bisa berpaling ke lain hati. Bayangin loh ya, tak cukup 1 bulan ganti bedak wajah saya langsung bermetamorfis from incess tjakeb to incess buruk rupa. Wanita mana yang tak sakit hatinya cooba? *banting panci*

20170528_140653-01

Tanya punya tanya konon kabarnya bedak marcks emang juaranya bedak untuk tipe wajah berminyak dan sensitif. Karena kandungan salicylic acidnya bisa meredakan efek iritasi karena jerawat seperti rasa gatal dan warna kemerahan. Bukan hanya itu, kandungan ini juga bisa mencegah timbulnya peradangan pada jerawat dan mempercepat keringnya jerawat.

Olehnya mengapa bedak marcks ini tak ingin jauh-jauh dari saya, wanita yang kulitnya berminyak to super sensitif. Karena ia tahu, jika saya meninggalkannya, maka saya akan menangis karena takdir yang Allah berikan pada keunikan kulit saya. Oh Marcks, how much i love you *cipooooooks*

3. Susu Kolagen

Kalau kata sang dokter, biasanya ada zat dalam susu kolagen yang tidak semua orang cocok. Skin care ajah cocok-cocokan apalagi susu ginian. Efek detoksnya itu yang pada kasus berjerawat lainnya biasa saja perkembangannya, tapi tidak pada saya. Kulit saya kan tipe sensitif, hingga menyebabkan alergi dan iritasi. Biasanya ciri kulit sensitif itu kalau pake suatu produk oral ataupun minum timbul ruam pada kulit.

***

Mengetahui penyebab wajah saya terserang acne vulgaris atau jerawat batu, membuat saya memahami satu hal penting yang kerap terlupakan. Bahwa kulit juga punya perasaan! Kulit butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan bahan kimia yang menempel padanya. Jika kulit menolak untuk menerimanya, maka mereka menyalurkan aspirasi mereka bukan lewat tulisan, bukan pula lewat video melainkan lewat gejala alam yang membuat pemiliknya jejeritan setiap fajar menyongsong.

Andai bisa memutar waktu, saya akan kembali ke masa 6 bulan yang lalu. Cuek dengan penampilan, bersahabat dengan matahari dan wajah polos nyaris tanpa bedak. Dan ini membuat saya bahagia. Bahagia karena walaupun kulit saya berminyak tapi wajah saya aman damai dari jerawat. Walaupun saya tanpa bedak, ada 2 pria yang mencintai saya luar dalam *wajeb kalo yang ini mah*,hahahaha

***

Pengobatan Acne Vulgaris

Untuk kasus acne vulgaris, pengobatannya memang tak segampang mbulak-balikin telapak tangan. Butuh kesabaran ekstra. Apalagi bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, bisa saja Allah menimpakan cobaan terindah yang bisa menyentil hambaNya yang tak tau diri ini untuk membuka hati bahwa kulit cantik itu bukan kulit berminyak. Haiks!

*ciyeeeeh yang lagi insyaf*

20170613_115732-01_mh1497327061490

Seperti tahun 2013 yang lalu, pengobatan untuk acne vulgaris lebih diutamakan mengobati dari dalam tubuh. Saya tidak dianjurkan memakai krim apapun juga. Hanya sunblock yang bisa saya pakai untuk saat ini, mengingat gimana ganasnya UVa + UVb dalam memengaruhi kecantikan kulit *halah*.

Untuk pengobatan dari dalam saya diresepkan :

Siclidon

20170613_115940-01

Siclidon merupakan antibiotik yang digunakan dalam pengobatan beberapa jenis infeksiΒ  yang salah satunya infeksi untuk mengobati jerawat parah. Fungsinya membunuh pertumbuhan bakteri pada area wajah yang menyebabkan infeksi. Dikonsumsi pada malam hari dengan dosis 1×1.

Seloxy AA

20170613_115844-01

Seloxy AA merupakan vitamin kulit yang mengandung alpha- lipoic acid, selenium, B carotene, serta zinc picolinate dalam satu kemasan yang berfungsi melindungi tubuh dari kerusakan akibat serangan radikal bebas. Seloxy AA ini selain untuk melindungi tubuh berkhasiat untuk memelihara kulit bermasalah seperti kulit berjerawat parah kayak yang saya alami. Dikonsumsi pada malam hari dengan dosis 1×1.

So, kalau kamu punya masalah dengan jerawat membandel, tidak ada salahnya mengkonsumsi Seloxy AA 1 strip dulu. Jika jerawat masih berlanjut, hubungi dokter.

Salep Racikan Dokter

20170613_120023

Diresepkan oleh dokter, diracik oleh apotekernya. Yang pasti salep ini berfungsi menyembuhkan iritasi yang terjadi pada kulit saya. Pan ketahuan kulit iritasi selain merah, kalau diraba kayak sisik ikan.

Pengobatan Setelah 1 Minggu

Walaupun belum sembuh total, alhamdulillah kemajuannya meningkat. Perlahan tapi pasti, jerawat saya yang bernanah kempes.

hasil pengobatan

Kini tinggal bekasnya. Kalau bekasnya nanti di exfoliate lagi,hahahaha. Kunci dari pengobatan ini adalah sabar. Sabar menahan rasa sakit akibat jerawat batu yang meradang, sabar mendapati tatapan orang-orang yang menganggap kita tuh lagi terserang penyakit memalukkan dan tentunya sabar karena jerawat ini salah satu ujianNya yang manis.

Obat minumnya selama 15 hari minum. So lets see the result pada hari ke 15 πŸ™‚

***

UPDATE

Ketika Acne Vulgaris Menyerang

Bagi teman-teman yang mendadak terserang jerawat batu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan :

  1. Jangan pernah memencet jerawat by kuku. Secara kuku itu gudangnya bakteri dan kuman.
  2. Gunakan pembersih wajah yang lembut dan tentunya tidak menggunakan scrub. Jangan mencuci wajah 3x sehari karena akan membuat wajah menjadi kering dan cikal bakal iritasi.
  3. Sebelum terlambat, gunakan perawatan tradisional. Seperti madu dan es batu. Di dalam madu terdapat moiturizer alami yang membantu melembabkan kulit juga mengandung antiseptik alami yang mampu menghandang tumbuh kembangnya jerawat. Sedangkan es batu dapat mengurangi kemerahan dan benjolan pada jerawat.
  4. Kurangi konsumsi karbohidrat dan gula, karena keduanya membuat gula darah naik yang merangsang produksi insulin. Insulin ini merangsang produksi minyak berlebih yang akhirnya menyumbat pori-pori.
  5. Yang paling penting hindari stress. Dengan cara apa? STOP PACARAN SAMA CERMIN! Semakin sering pacaran sama cermin semakin tinggi rasa terlukamu. Trush me!

Acne Vulgaris adalah suatu kelainan kulit yang ditandai dengan erupsi komedo yang terbuka (blackhead), komedo yang tertutup (whitehead) dan jerawat, diikuti dengan daerah kulit kemerahan yang bersisik.
Jaringan parut dengan berbagai macam intensitas dapat muncul, tergantung seberapa parah kelainan tersebut. Biasanya hal ini terjadi selama masa remaja (tetapi dapat terjadi pada semua usia), umumnya berlanjut sampai masa dewasa. Ini merupakan bentuk akne yang paling umum, dan dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor, seperti kulit yang berminyak, perubahan hormonal, produk kosmetik, kulit mati yang tidak lepas dengan semestinya. (sumber : [link])

Kendari, 13 Juni 2017

-raya makyus-

Iklan

10 tanggapan untuk “Ketika Acne Vulgaris (Jerawat Batu yang Bernanah) Menyerang!

  1. Saya juarang jerawat mbak. Cuma wajah saya komedoan banyak kecil2 ha ha ha…. nggak tahu mesti diapain, cuma biasanya beli biore yg buat komedeon. Itu pun nggak rutin makenya.

    1. Aku punya obat jerawat sebelumnya, ampuh buat komedo. jdi komedo di bikin kering. Endingnya sisa dicongkel2 deh pake kuku *ajaran sesat* hahaha
      Aku ga pernah cocok pake brand b***e. Komedoku malah meradang. Jerawat deh endingnya! -__-

  2. Sangat bermanfaat mbak tulisannya.. informatif.
    Akhir2 ini saya juga jerawatan, sekali muncul langsung 3, gede2. Gara2nya sih saya pengen coba pelembab ber-SPF. Nyesel deh. Pengobatannya saya gak ke dokter, pake tea tree oil TBS sama rutin pake milk cleanser & toner. Sekarang udah mulai kempes. Cuma pengen nyoba ngikutin kata mbak, rutin pakai madu.
    Salam kenal ya mbak. 😊

    1. Halo Ulvi, trims sharingnya πŸ˜‰ pelembab berSPF? semacam sunblock gitu kah? yang sepaket dengan pelembabnya?
      Yuhui, aku kalau wajah dalam kondisi normal selalu pake skin care tradisional. Madu! jadi sebelum ke kantor, muka d maskerin madu kurleb 15 menit. Uh, bedak jadi nampol! hahaha *promobangetsih?*

      1. Iya.. semacam sunblock gt mbak.
        Wah, harus telaten juga ya mbak tiap mau ngantor pake madu. Tips bagus nih mbak.. Makasih. 😊😊

  3. waktu kelas 3 smp sampe kelas 2 sma saya jerawatan parah say, tapi setelah dikasih kunyit alhamdulillah jerawatnya hilang dan tak berbekas.
    ahh iya, sekarang saya sudah gak jerawatan tapi muncul flek hitam, mungkin karena pengaruh KB, huhuhu 😦
    oh iyaa, saya juga pake bedak marcks, tapi yang pink πŸ™‚

Tak Kenal Maka Tak Sayang

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s