cerpen · FF

[Cerpen] Cinta Pertama bukan Cinta Terakhirku

Dia memang cinta pertamaku Tapi bukan cinta terakhirku ----------------------------------------- Peluh membasahi tubuh hingga kelihatan seperti baru habis mandi siang. Kala itu pelajaran Penjaskes diakhiri dengan lomba lari. Pemenang pertama otomatis dibebaskan dari yang namanya Ujian Caturwulan.  Sayangnya, namaku tidak masuk dalam daftar murid beruntung yang bebas dari ujian Caturwulan. “Raya ke kantin yuuuuk” ajak sahabat… Lanjutkan membaca [Cerpen] Cinta Pertama bukan Cinta Terakhirku

FF

Antara Aku & Mantan Yunioku

Berjalan lenggak-lenggok ala model susu anlene "1000 langkah" dari jurusan ke lobi kantor. Saat itu tiba-tiba angin besar melanda, membuat rok berbahan dasar kelambu favorite ibu raya ikut-ikutan bergoyang... ...Tiba-tiba seseorang menyapa... "dek,,dek,, sini dulu" sembari memanggil ibu raya layaknya senior kepada juniornya padahal aselinya kebalik!! ibu raya mengikuti alur cerita. "aduh dek, bisa tidak… Lanjutkan membaca Antara Aku & Mantan Yunioku

FF

[FF] Juntaian Impian Dibalik Qalam Ayah

“dia itu putri sematawayang saya. Kamu taukan, nak Arya?” “iya pak” Aku menahan nafas, peluh sebesar jagung mengucuri seluruh tubuhku walau angin semilir dan mendung tipis menghiasi langit sore ini. Tak bisa kubayangkan ekspresi serius bapak ketika berbicara demikian. Ingin rasanya aku keluar dari persembunyian dan menengahi kebekuan yang diciptakan oleh lelaki yang berjasa atas… Lanjutkan membaca [FF] Juntaian Impian Dibalik Qalam Ayah

FF

[FF] I Laph Yuh Poreper

Suasana terasa mencekam. Bagai samurai yang menghunus keras dalam jantungku. Di depan banyak orang aku diadili oleh pemuka adat akan sesuatu yang tidak pernah kulakukan. Jangankan untuk kulakukan, membayangkan untuk melakukannyapun tidak sama sekali.  Baru tau aku, mencintai gadis baik-baik harus menempuh perjalanan panjang yang berliku dengan tebing yang tinggi. Lalu dengan kekuatan mampu menghadapi… Lanjutkan membaca [FF] I Laph Yuh Poreper

FF

Tarif Siang-Malam

Waktu menunjukkan pukul 8.00 pm Wita. Waktu Kendari ======================================= Gw : *sambil melambaikan tangan slowmotion dengan penuh cinta ke penjual jasa angkutan kilat bernama ojek*. "Berapa sampai Lacinta,bang?" Lacinta adalah wilayah jajahan tempat tinggal gw. BTN Lacinta. Ojek : *mikir keras sembari memperhatikan calon penumpangnya dari ujung kaki ampe ujung pala* "Lacinta belakang atau depan,neng?"… Lanjutkan membaca Tarif Siang-Malam

FF

[FF] Mahar WordPress

“nak Arok. Sudah sesuaikah hasil istikharah ananda untuk meminang putri kami Dedes?” suara berat ayah Kendedes pada Ken Arok. Putra keturunan yang meminang Kendedes, seorang guru teladan di desa Sukamaju dan Malasmundur. “isyaallah pak”sahut mantab Ken Arok. Kendedes terus merekahkan kesumringahannya mendengar jawaban Ken Arok. Pria yang diam-diam menghuni hatinya sejak mereka masih balita. Namun… Lanjutkan membaca [FF] Mahar WordPress

FF

[FF] Ketahuan Deh

Aku hanya mampu mendengar suaranya dari balik hijab yan memisahkan kumpulan perempuan dan laki-laki. Ahhh,, kenapa harus begitu? Padahal, aku lebih suka jika dapat melihat si penceramah secara langsung. Bukan dengan cara begini. "wow, master enginering Queendsland university" "oh ya?" "subhanallah" "ga cuma itu, dia jamil juga" Aku mencoba berdamai dengan kata hatiku saat itu.… Lanjutkan membaca [FF] Ketahuan Deh